9 Tari Bali yang diakui oleh UNESCO Sebagai Warisan Budaya

Apa itu UNESCO? UNESCO merupakan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (bahasa Inggris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, disingkat UNESCO).

Dimana Organisasi ini mempunyai tujuan untuk  mendukung perdamaian, dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya.

Ngomong – ngomong tentang UNESCO, tau kah Kalian bahwa ada 9 Tari Bali yang diakui oleh UNESCO Sebagai Warisan Budaya loh. Berikut 9 Tarian tersebut :

1. Tari Barong Ket

Tarian Barong Ket
Tarian Barong Ket

Merupakan salah satu Tarian yang ada di Bali, Tarian ini kerap di Pentaskan pada Pertunjukan Drama Calon Arang. Dalam Pentas Drama Calon Arang, Barong Ket (Perwujudan dari kesaktian Empu Baradah) diceritakan melakukan pertempuran yang sangat sengit melawan Rangda (Perwujudan dari kesaktian Calon Arang) dimana kedua belah pihak memiliki kesaktian yang sama – sama dahsyat.

Selain di Pentaskan dalam Calon Arang, tari Barong Ket juga kerap di Pertunjukan sebagai hiburan kepada Turis/Wisatawan yang datang berlibur ke-Bali.

Didalam pertunjukan biasanya juga sering didampingi dengan monyet (seorang yang menggunakan kostum) serta diiringi juga dengan tarian pengiring lain dalam acara pertunjukan tersebut.

Video Tari Barong Ket :


2. Tari Joged Bumbung

Tarian ini merupakan Tari pergaulan yang kerap dipentaskan pada acara -acara kemasyarakatan di bali, seperti dalam acara Pernikahan. Tarian ini ditarikan oleh Seorang Wanita, dimana si Penari akan mengajak salah satu penonton untuk ikut menari (dalam istilah Balinya Ngibing).

3. Legong Keraton

Legong Keraton
Legong Keraton adalah tarian klasik Bali yang lebih menekankan ke-gerakan yang kompleks dan diikat dengan struktur tabuh sebagai pengiring.

Tari legong keraton juga sering di pentaskan sebagai pertunjukan wisata guna untuk menarik turis – turis mancanegara untuk datang berlibur ke-Bali.

Video Tari Legong Keraton Bali :


4. Drama Tari Wayang Wong

Drama Tari Wayang Wong
Drama Tari Wayang Wong

Drama Tari Wayang Wong adalah petunjukan tari yang berlatar belakangkan dari kisah Ramayana, dimana tarian ini pada umumnya diiringi oleh tabuh Bebatelan.

Perlu Kalian ketahui, tari ini bisa dikatakan sejenis Parwa, Dramati gambuh dan Drama tari Cupak Gerantang. Namun Wayang Wong dalam pementasanya melibatkan banyak tokoh/pemain dan memiliki ciri khasnya tersendiri, misalnya memakai tokoh kera, Paksi (Burung, Raksasa, Dll.).

Pada perkembangan jaman modern ini Wayang Wong pun saat ini biasanya memiliki fungsi ganda, misalnya selain digunakan sebagai Tarian Sakral (Wali) juga kerap di pentaskan sebagai Tarian Pertunjukan (Bebali dan Balih Balihan).

Sumber : denpasarkota.go.id

5. Drama Tari Gambuh

Drama Tari Gambuh

Tari Gambuh adalah sebuah drama tari Warisan dari budaya Bali yang meperoleh pengaruh dari Zaman Jawa-Hindu di Jawa Timur, yang dikenal dengan nama Rakêt Lalaokaran.

Drama Tari ini lahir di Puri pada masa lampau, yang sampai saat ini masing dilestarikan di beberapa daerah di Bali yang dulunya wilayah kekuasaan Kerajaan.

Gambuh pada abad XVI merupakan tarian perang yang untuk menghibur rakyat Kerjaaan Majapahit yang sedang melaksanakan upacara Shreiddha.


6. Tari Topeng Sidakarya

Tari Topeng Sidakarya

Topeng Sidakarya adalah sebuah tarian Sakral yang di gunakan dalam rangkaian upacara Yadnya oleh umat Hindu di Bali. Sidakarya terdiri dari 2 kata, yaitu Sida yang artinya “Jadi/Bisa/Tercapai, dan Karya yang artinya “Kerja”, ini dimaksudkan dalam suatu upacara yadnya. Sehingga Sidakarya dapat diartikan upacara dapat terjadi/selesai.

Tarian topeng ini merupakan sebagai simbol dalam upacara yadnya, dimana dilambakan sebagai tujuan yang diinginkan oleh orang yang melakukan upacara yadnya tersebut dapat tercapai.

7. Tari Baris

Tari Baris

Tari Baris merupakan sebuah tari-tarian perang tradisional dari bali yang dalam pementasannya diiringi dengan gambelan. Tarian ini melambangkan perasaan seorang pahlawan muda yang akan pergi ke medan perang.

Sumber : wikipedia


8. Tari Sanghyang Dedari

Tari Sanghyang Dedari

Tari Sanghyang Dedari merupakan sebuah tarian sakral yang biasanya di pentaskan dalam sebuah ritual keagamaan umat hindu di Bali. Tarian ini disebut sakral karena para penari dalam pementasan berada dalam kondisi “Kerawuhan” atau bisa disebut Kerasukan.

Tarian ini tersebar di berbagai daerah di bali, seperti : Bangli, Badung dan Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar.

9. Tari Rejang

Tari Rejang

Tari Rejang adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Bali, yang ditampilkan secara khusu pada waktu berlangsungnya suatu Upacara keagamaan masyarakat Hindu di Bali.

Selain sebagai salah satu warisan Budaya, tari ini juga memiliki nilai-nilai penting didalamnya, sehingga tarian ini dipercaya sebagai tarian yang suci.

Jika ada keslahan dalam informasi, mohon segera beritahu kami dengan cara email ke team redaksi kami di : objekwisatadibaliofficial@gmail.com

You May Also Like

About the Author: Objek Wisata di Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *